Kabupaten Lebak, provinsi Banten, dilanda banjir bandang pada awal tahun 2020 yang berdampak langsung pada 6 kecamatan: Sajira, Cipanas, Lebak Gedong, Curugbitung, Maja, dan Cimarga. Banjir bandang terjadi pada pukul 5 pagi pada 1 Januari 2020, dengan dampak korban jiwa dan memaksa ribuan orang mengungsi dari rumah mereka. Bencana ini juga memicu beberapa tanah longsor yang menyebabkan bantuan kemanusiaan terhambat masuk.

Tim KUN Humanity System+ pada 3 Januari 2020 mengerahkan satu tim untuk melakukan bantuan, untuk melakukan assessment dan mendirikan base camp. Dari penilaian awal tersebut, ditemukan bahwa Kecamatan Lebak Gedong adalah tempat yang paling sedikit dijangkau oleh bantuan kemanusiaan. Kebutuhan paling tinggi pada waktu itu adalah pasokan medis dan logistik.

Setelah melakuakan penilaian dan koordinasi singkat, Tim secara efektif memulai kegiatan tanggap darurat, dimulai dengan mendirikan pos medis dan klinik keliling dengan rencana yang mencakup berbagai sektor; dukungan medis, kesehatan mental (psikososial), dapur umum, dan distribusi peralatan kebersihan. KUN memodifikasi rencananya dan berupaya untuk memperluas manfaat di daerah tersebut hingga 30 Januari 2020 sesuai dengan keputusan pemerintah daerah. Dalam operasi tanggap darurat ini, KUN berkolaborasi dengan dukungan dari Caritas Germany, penggalangan dana swasta, dan crowdfunding.